Catatan Liburan Bali Januari 2011 – Day 1 – Part 2

Sambil mendengarkan cerita bokap tentang danau 4 bidadari, gw sekeluarga berangkat menuju Nusa Dua. Menurut riset adek gw, banyak yang bisa dikunjungi di Nusa Dua. Alhasil, kita pun brangkat ke Nusa Dua dan akhirnya sampai di daerah Nusa Dua setelah kurang lebih 1,5 jam perjalanan.

Sesampainya di daerah Nusa Dua, adek gw langsung menyarankan kita buat ke Museum Pasifika karena katanya bagus (Yeah, katanya). Gw sekeluargapun langsung melejit ke Museum Pasifika dengan bantuan GoogleMaps. Museum Pasifika adalah museum seni-seni untuk daerah Bali, Oceania, dan sekitarnya. Isinya meliputi lukisan, ukiran, patung-patung, dan hasil kebudayaan lainnya. Yang bikin shock adalah tiketnya yang menurut gw agak lumayan mahal, 50rebu. Well, karena udah terlanjur jalan jauh, akhirnya gw, nyokap, dan adek gw tetep masuk sementara bokap males (baca: ga rela 50rebu sia-sia).

Begitu masuk museum, barulah ketauan klo ni museum ternyata lumayan sepi dan jarang ada pengunjung. Hal ini dibuktikan dengan baru dinyalakannya lampu ruangan exhibit begitu gw selesai membeli tiket. Selama gw berada di dalampun hanya ada seorang pengunjung yang menyusul masuk, yaitu seorang cewe seksi dari Korea/Jepang (Gw ga tau pastinya darimana, yang pasti bodynya asoy).

Gw dan nyokap berjalan melihat lukisan dan melewati setiap ruangan exhibit dengan cukup cepat. Maklum, kami adalah manusia barbar yang ga ngerti seni. Sementara itu, adek gw yang sok mengerti seni terlihat begitu mendalami setiap lukisan dengan berhenti cukup lama di setiap lukisan. Saat gw dan nyokap gw ud kelar ngeliat semua ruangan, adek gw masih 3 ruangan di belakang. Gw, nyokap, dan bonyok dengan sabar menunggu. Saking lamanya menunggu, rumput-rumput pun bergoyang, bunga-bunga bermekaran, dan dan musim pun berganti.

Dari Museum Pasifika, gw sekeluarga pergi makan siang di Bumbu Bali, lalu langsung melesat ke Tanjung Benoa. Idealnya, d Tanjung Benoa, turis melakukan wisata air (seperti banana boat, diving, snorkling, dan ngelelepin adek gw ke laut supaya gw bisa mendapatkan kameranya) atau nyebrang ke Pulau Penyu. Namun karena ada bonyok en mereka males basah2an, gw sekeluarga cuman foto-foto dikit trus cabut ke Tanah Lot buat ngeliat sunset.

Bersambung… 

PS : Yeah, gw tau cerita yg satu ini membosankan. Hal ini bukan berarti gwnya yang membosankan, tape sengaja gw bikin membosankan biar kalian bisa membayangkan betapa bosennya gw di Museum. Tenang aj, cerita berikutnya dijamin seru kok:D. Amin.

Advertisements
This entry was posted in Indonesian Post, Personal Blog, Trips and Travelling and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s